Huawei Diduga Akan Minta Royalti dari Teknologi 5G, Gegara Tekanan AS?

Akankah ini langkah Huawei untuk mencari pendapatan tambahan?

Agung Pratnyawan

Posted: Kamis, 18 Maret 2021 | 16:15 WIB
Teknologi 5G Huawei. (Huawei)

Teknologi 5G Huawei. (Huawei)

Hitekno.com - Huawei yang masih dalam tekanan pemerintah Amerika Serikat (AS) yang berimbas pada pemasukannya. Paling baru diduga akan meminta royalti atas teknologi 5G mereka pada produsen smartphone.

Disebut-sebut kalau langakah Huawei dalam memanta royalti pada HP 5G, diduga sebagai menambah pemasukan akibat sanki dan tekanan pemerintah AS.

Raksasa teknologi asal China ini mengklaim telah memiliki lebih dari 100.000 paten aktif dan diperkirakan perusahaan memiliki portofolio IP 5G terbesar di dunia.

Baca Juga: Saingi Tesla, Huawei Rilis Mobil Listrik di Akhir Tahun 2021 Ini

Dikutip dari adar, Kamis (18/3/2021), Huawei mengatakan bakal mengambil royalti dari para pesaingnya di bawah pemegang paten lain seperti Ericsson, Nokia, dan Qualcomm.

Mereka akan menerima jatah sebesar 2,5 dolar AS atau Rp 36 ribu untuk satu perangkat dengan teknologi 5G paten mereka.

Logo Huawei. (Huawei)
Logo Huawei. (Huawei)

Penerapan tarif ini diharapkan dapat merangsang pasar HP 5G dan mengurangi persaingan di masa depan.

Baca Juga: Jelang MWC Shanghai 2021, Huawei Optimistis Era Keemasan 5G

Sebagaimana diketahui, Nokia juga mematok tarif untuk perangkat 5G dengan harga 3 dolar AS (sekitar Rp 43 ribu) untuk tiap perangkat.

Dari sana, Huawei diperkirakan bakal menghasilkan sekitar 1,3 miliar dolar AS atau Rp 18,7 triliun untuk perangkat dengan teknologi 5G yang sudah hadir sejak 2019 hingga 2021.

"Huawei telah menjadi kontributor terbesar untuk standar 5G, dan mengikuti prinsip adil, wajar, dan non-diskriminatif (fair, reasonable and non-discriminatory/FRAND) dalam hal lisensi paten," kata Jason Ding selaku Kepala Departemen Hak Kekayaan Intelektual Huawei.

Baca Juga: Menjelang Perilisan, Teaser Huawei Mate X2 Kembali Diungkap

"Kami berharap royalti yang kami umumkan akan meningkatkan adopsi 5G dengan memberi pelaksana 5G struktur biaya yang lebih transparan yang akan menginformasikan keputusan investasi mereka di masa mendatang," tambahnya.

Itulah langkah Huawei yang akan meminta royalti dari paten teknologi 5G pada produsen HP 5G. (Suara.com/ Dicky Prastya).

Baca Juga: 5 Alasan Huawei MateBook D14 Sangat Cocok untuk Penuhi Kebutuhan

Berita Terkait
Berita Terkini

MediaTek Dimensity 9400 menghadirkan berbagai fitur yang ditujukan untuk HP flagship....

gadget | 10:12 WIB

Salah satu usaha sampingan yang semakin populer adalah perdagangan aset digital, termasuk emas....

gadget | 10:06 WIB

Xiaomi resmi meluncurkan Xiaomi TV S Mini LED Series 2025. Ini adalah Smart TV pertama dari Xiaomi yang menggunakan tekn...

gadget | 21:30 WIB

Lenovo secara resmi meluncurkan Legion Go S di Indonesia. Ini adalah konsol gaming genggam sekaligus penerus dari Lenovo...

gadget | 22:16 WIB

Motorola, pelopor dunia dalam teknologi dan inovasi mobile, dengan bangga mengumumkan kembalinya secara resmi ke pasar I...

gadget | 21:51 WIB