Hyperloop Bangun Pusat Penelitian Rp 7,2 Triliun di Sebuah Desa

Jumlah penduduk desa kecil itu hanya 480 orang.

Dinar Surya Oktarini | Rezza Dwi Rachmanta

Posted: Kamis, 09 Agustus 2018 | 18:00 WIB
Sumber: Dezeen

Sumber: Dezeen

Hitekno.com - Bobadila, mungkin tak akan menyangka desanya akan memperoleh suntikan investasi yang mengagumkan. Virgin Hyperloop One memutuskan untuk menyuntikan dana sebesar $ 500 juta atau Rp 7,2 triliun untuk keperluan riset di desa tersebut.

Konsep Hyperloop yang merupakan sebuah tabung transportasi berkecepatan tinggi akan diteliti dan dikembangkan lebih jauh di desa Bobadila.

Desa itu merupakan sebuah desa kecil di wilayah Spanyol bagian selatan dan terletak di tepi rel kereta api. Berumur sekitar 130 tahun dengan nama wilayah Rio Guadalhorce yang tak terlalu terkenal.

Baca Juga: Mengenal Ring of Fire, Penyebab Gempa Dahsyat di Lombok

Namun apabila proyek impian Elon Musk berhasil tercipta, maka desa itu akan sangat terkenal karena Hyperloop dikembangkan disana.

Konstruksi Hyperloop. (Virgin Hyperloop One)
Konstruksi Hyperloop. (Virgin Hyperloop One)

Virgin Hyperloop One mengumumkan kesepakatan pada hari Selasa lalu setelah meneken perjanjian dengan administrator infrastruktur kereta api milik negara.

Mereka setuju untuk membangun pusat penelitian dan pengembangan di desa kecil Spanyol itu.

Baca Juga: Setelah Android 9 Pie, Yuk Cari Nama Android Selanjutnya

Dilansir dari The Verge, Bobadila dengan populasinya yang hanya 480 orang sepertinya bukan nmenjadi target pasar Hyperloop.

Setelah dikembangkan dan dapat diaplikasikan tanpa adanya kendala, proyek itu akan dipindahkan di wilayah Andalusia.

Konstruksi Hyperloop. (Virgin Hyperloop One)
Konstruksi Hyperloop. (Virgin Hyperloop One)

Wilayah tersebut merupakan markas besar teknologi yang memiliki puluhan ribu pekerja yang dituntut untuk sangat menghargai waktu.

Baca Juga: Robot Popcorn, Konyol tapi Canggih

Menurut Virgin Hyperloop One, wilayah ini memiliki lebih dari 9.000 perusahaan di bidang transportasi dan logistik. Andalusia juga ditempati kelompok kedirgantaraan terbesar kedua di Spanyol serta memiliki 20 ribu karyawan di bidang riset dan pengembangan.

Kembali pada Bobadila, Virgin Hyperloop One akan membangun sebuah pusat penelitian dengan luas 19 ribu meter persegi.

Mereka akan mengoperasikannya secara efektif pada 2020 mendatang.

Baca Juga: Asian Games 2018, Jakabaring Sport City Pakai Teknologi Canggih

Virgin Hyperloop One mereka akan mengembangkan, menguji, mengesahkan kompenen, serta terus meningkatkan keamanan pada sistem Hyperloop.

Berita Terkait
Berita Terkini

Menyambut tahun 2025, terdapat beberapa kunci tren yang diprediksi akan terus membentuk masa depan biometrik di pasar In...

sains | 15:42 WIB

Tidak hanya direncanakan sebagai objek wisata, air dari Sendang Tirto Wiguno juga akan diolah menjadi air minum bagi war...

sains | 20:58 WIB

Keputih, yang dulunya menjadi tempat pembuangan akhir (TPA) Kota Surabaya, kini telah bertransformasi menjadi kampung la...

sains | 20:50 WIB

Program Kampung Berseri Astra (KBA) telah menjadi harapan baru bagi warga di kawasan 13 Ulu....

sains | 20:42 WIB

Setaman adalah nama singkatan dari Sehat Perkata dan Nayaman....

sains | 16:31 WIB